You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Odong-odong di Jl Manggarai Ditindak
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Odong-odong di Jl Manggarai Ditindak

Dinilai membahayakan dan kerap menghambat arus lalu lintas, petugas Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) Jakarta Selatan menderek sebuah odong-odong di Jalan Manggarai Utara, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (23/2).

Odong-odong dapat membahayakan, dalam kasus sebelumnya banyak kejadiaan kecelakaan. Maka dari itu kami tindak

Pengemudi odong-odong, Acep (35) sempat menolak  odong-odong miliknya diderek. "Saya baru mau narik sudah diderek, belum dapat setoran pak," katanya kepada petugas, Selasa (22/2).

Setelah mendapat penjelasan dari petugas, Acep tidak berkomentar kembali. Odong-odong miliknya akhirnya diderek petugas.

35 Motor yang Terparkir Liar di Setiabudi Diangkut

"Odong-odong dapat membahayakan, dalam kasus sebelumnya banyak kejadiaan kecelakaan. Maka dari itu kami tindak," kata Christianto, Kepala Sudinhubtrans Jakarta Selatan.

Petugas kembali menyisir lokasi di sejumlah ruas jalan yang rawan parkir liar. Ditambahkan Christianto, sudah menjadi program Sudinhubtras Jakarta Selatan dalam menindak parkir liar, setidaknya dalam sehari minimal 15 kendaraan diderek.

"Kami lakukan biar menimbulkan efek jera, kami akan konsisten dalam menegakan peraturan daerah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6902 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5680 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3535 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2132 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1896 personAnita Karyati